Sekilas terdengar kata ponorogo akan terlintas kata REYOG, karena Ponorogo merupakan kota yang memiliki kebudayaan yang sangat unik dan menarik, bahkan sudah terkenal sampai manca negara

He he he Malaysia az iri, eh malah budaya reyog direbutnya, weleh-weleh ternyata REYOG malaysia cuma ASPAL aliyas Asli tapi palsu, cuma bajakan dari Ponorogo doang.
Saya sendiri bangga jadi orang Ponorogo, jane kuthone cilik, walah-walah wonge ndeso-ndeso pisan, tapi REYOGnye arep dicolong karo wong Malaysia. Waduh gimana ya, menurut kabarnya setiap bulan suro Ponorogo mengadakan Grebeg suro, Festival Reyog (internasional sisan), walah acarane okeh poko'e. Maka dari itu saya bangga karena budaya asli Ponorogo masih bertahan ditengah-tengah kemodernan pada saat ini.

Sambil iseng-iseng gue sebagai orang yang berbakti pada Ponorogo, di aloon-aloon kan banyak singa-singa berkeliaran. Kata orang-orang sich (jane yo tenanan) pada bulan suro aloon-loon Ponorogo dipenuhi pengunjung tuk meramaikan peringatan grebeg suro. Makane aq kepengen angon singo di aloon-aloon Ponorogo. Kan banyak pengunjung jadi banyak mangsa dech(emang copet/sory tapi ini lagi ngomongin mangsa singa yee). Pengumuman hati-hati malam 1 suro saya sarankan jangan ke aloon-aloon ponorogo, nanti jadi mangsa singa loo.he he..

Weleh-weleh temen-temenq malah merespon kamu sutris ya. gue jawab az namaq bukan sutris. w e e e ternyata yang dimaksud sutris adalah stresssss. emang iya ya aq sutriss. aq kan sebagai warga ponorogo yang baik cuma bantu pemerintah Ponorogo tuk angon singo, nanti kaloo dibiarin singa-singa berkeliaran malah buat kacaukan. na kaloo tak engonkan nanti tak cariin mangsa yang pass. he he , tapi kendalanya sekarang setiap ke aloon-aloon aq angon singo weee singonya gak mau tak tunjukin mangsa yang passs.
pertanyaannya sekarang kenapa singoo di aloon-aloon ponorogo gak mau memakan mangsanya alias malah diam saja?????
Apa gue yang begog ye?
perasaan ada yang aneh dech! he he